bethz05

Just another WordPress.com weblog

Awal Yang Baik

Persib Bandung akhirnya memutus periode buruk awal musim dengan memetik kemenangan perdana di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung, Sabtu (21/11). Sempat tertinggal oleh gol Edison Fonseca, “Pangeran Biru” berbalik memenangi laga 2-1 berkat aksi Suchao Nutnum dan Hilton Moreira untuk menjadikan Pelita Jaya sebagai tumbal kebangkitan mereka di hadapan ribuan bobotoh.

Selain mengakhiri grafik minor, kemenangan atas Pelita juga memperpanjang nasib Pelatih Jaya Hartono yang memang diberi ultimatum oleh manajemen Persib untuk memenangi laga krusial di kandang ini.

Jaya tak dapat menyembunyikan rasa gembiranya atas kemenangan perdana Persib di Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010 ini. “Benar-benar pertandingan yang fantastis. Kedua tim telah memperagakan permainan yang menarik sepanjang pertandingan. Para pemain pantas mendapatkan apresiasi. Sejak keluar dari ruang ganti, mereka punya tekad kuat untuk menang. Tekanan yang datang dari banyak pihak, yang mendesak kami untuk menang dalam pertandingan ini, dijawab pemain dengan tampil bagus di lapangan,” ujar Jaya dengan raut muka berbinar-binar.

Manajer Persib H. Umuh Muchtar pun mengaku puas dengan performa Maman Abdurahman dkk. “Kalau pemain sudah menampilkan aksi seperti ini dan seandainya hasilnya bukan kemenangan yang kami dapat, rasanya tidak pada tempatnya menyalahkan jajaran pelatih. Tim sudah bermain baik dan harus tetap mempertahankan pola seperti ini hingga akhir kompetisi,” ujarnya.

Dari kubu lawan, asisten pelatih Pelita Jaya Kadir Yahya tak dapat menyembunyikan kekecewaannya atas keputusan kontroversial wasit Jimmy Napitupulu yang memberikan tendangan bebas penyebab gol kedua bagi “Pangeran Biru”.

“Semua juga melihat, pelanggaran yang dilakukan pemain kami tidak semestinya berbuah tendangan bebas. Pertandingan sebenarnya menarik, tetapi kinerja wasit sungguh mengecewakan. Mudah-mudahan ke depannya mereka bisa lebih baik,” ucapnya.

Duel dua tim asal Jawa Barat ini berlangsung dalam tempo cepat di atas rumput Si Jalak Harupat yang basah akibat diguyur hujan deras sepanjang hari. Meskipun lapangan licin, Persib maupun Pelita memamerkan sepak bola menyerang dengan menggelar permainan terbuka dan silih berganti menyerbu kotak penalti lawan.

Dominasi serangan dipegang Eka Ramdani dkk. yang memang dituntut harus menang setelah kalah beruntun pada dua laga awal Liga Super Indonesia. Pada babak pertama saja, Atep dkk. bisa melesakkan sebelas tembakan, enam di antaranya bahkan langsung menyasar gawang Pelita yang dikawal Dian Agus Prasetyo.

Peluang pertama didapatkan pada menit keenam melalui Hilton yang tembakannya masih melesat tipis di atas mistar gawang. Ancaman berikutnya dilepas oleh Eka Ramdani empat menit kemudian melalui eksekusi tendangan bebas yang masih bisa ditepis Dian. Begitu juga dengan tendangan bebas Hilton.

Persib mendapatkan peluang emas 99 persen gol pada menit ke-31 setelah wasit Jimmy Napitupulu memberikan hadiah penalti karena menilai Agustiar melanggar Hilton. Namun, bola tendangan Cristian Gonzales sebagai eksekutor justru membentur tiang kanan gawang. Selamatlah gawang Dian Agus sampai babak pertama usai.

Dalam usahanya untuk memburu gol, Persib justru dikejutkan oleh gol brilian Edison Fonseca pada menit ke-59. Gol ini berawal dari kegagalan stopper Cristian Rene menghalau umpan terobosan lambung dari lini tengah Pelita. Edison yang berdiri di tengah kawalan Rene dan Maman langsung menjejalkan bola via tembakan kencang ke gawang Kosin.

Gol ini langsung direspons Nova Arianto dkk. dengan serangan sporadis. Usaha Persib membuahkan gol penyeimbang pada menit ke-65. Umpan silang kaki kiri Atep bisa disambut tembakan first time Suchao Nutnum. Gol debut Nutnum ini kembali membakar gairah bobotoh di Stadion Si Jalak Harupat.

Persib makin mengendalikan penguasaan bola dan lebih banyak menyerang. Namun, waktu adaptasi tim yang hanya dua hari tampak amat berpengaruh pada buruknya komunikasi saat mengalirkan bola. Para pemain Persib masih kerap melakukan salah operan. Akibatnya, banyak serangan terputus percuma.

Namun, perjuangan spartan “Pangeran Biru” akhirnya tetap diganjar kemenangan. Gol penentu lahir pada menit ke-77 ketika Gonzales dilanggar di tepi kotak penalti sehingga membuahkan tendangan bebas. Hilton yang menjadi algojo dengan kaki kanannya mengirim tembakan akurat ke pojok kiri gawang Dian.

Gol ini mengantarkan tiga poin pertama untuk Persib musim ini karena Pelita tidak sanggup membalas sampai duel berakhir. Budi Sudarsono dkk. naik dua setrip ke peringkat ke-15 klasemen.

Persib akan kembali bertanding Selasa (24/11) dengan menjamu Persitara Jakarta Utara. Tiket Persib melawan Persitara ini bisa didapatkan di loket Stadion Siliwangi, Minggu (22/11) pada pukul 10.00 WIB sampai 15.00 WIB.

Advertisements

November 22, 2009 - Posted by | Persib

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: